Jurnal Studi Islam dan Sosial https://ejournal.staikhozin.ac.id/ojs/index.php/iklila <p>JURNAL IKLILA adalah jurnal yang diterbitkan Sekolah Tinggi Agma Islam (STAI) Khozinatul Ulum Blora yang mempublikasikan karya-karya akademik dengan memfokuskan kajian pemikiran Islam (sosial, budaya, dan ekonomi) yang progresif dan mencerahkan. Tulisan dapat berupa hasil pemikiran reflektif dan penelitian IKLILA terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Redaksi menerima sumbangan artikel yang belum pernah diterbitkan dalam media lain. Artikel yang akan dimuat akan diseleksi, dievaluasi, dan disunting untuk menyeragamkan format penulisan demi menjaga kualitas isi jurnal.</p> Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Khozinatul Ulum Blora id-ID Jurnal Studi Islam dan Sosial 2655-6952 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK KELAS VIII MTS DARUL MUNA KLOKAH KUNDURAN BLORA TAHUN 2021 https://ejournal.staikhozin.ac.id/ojs/index.php/iklila/article/view/117 <p>Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, disiplin serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara Penelitian ini bertujuan untuk (I) Untuk mengetahui Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII MTs Darul Muna (II) Untuk mengetahui Faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas VIII MTs Darul Muna (III) Untuk mengetahuai apa saja upaya yang di lakukan pihak sekolah dalam peningkatkan motivasi belajar dan kedisipinan peserta didik kelas VIII MTs Darul Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII MTs Darul Muna telah terlaksana dengan baik. Faktor pendukung dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik Kelas VIII saat ini yaitu adanya motivasi dalam diri peserta didik, penggunaan metode yang tepat dan menyenangkan, dan dukungan dari orang tua. Faktor Penghambat yaitu, kurangnya kemampuan peserta didik terhadap pemahaman materi pembelajaran, dan adanya PTM (Pembelajran Tatap Muka ) terbatas dan fasilitas sokolah yang kurang memadai. Faktor Pendukung Dalam Peningkatan Kedisiplinan yaitu dengan adanya teladan contoh baik dan adanya sanksi. Faktor penghambat dalam peningkatan kedisiplinan peserta didik yaitu tidak adanya motivasi dari diri peserta didik untuk membiasakan berperilaku disiplin dan pengaruh lingkungan pertemanan peserta didik. Upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam peningktan motivasi belajar yaitu penyediaan sumber belajar LKS dan biasiswa bagi peserta didik yang berprestasi. Upaya yang dilakukan dalam peningkatan kedisiplinan peserta didik yaitu keteladanan dari pendidik, adanya guru piket dan adanya sanksi.</p> <p>Kata Kunci: Implementasi Pembelajara, Aqidah Akhlak, Motivasi Belajar, dan Kedisiplinan Peserta Didik</p> Ika Astuti Ahmad Syaifulloh Syaiful Umam Hak Cipta (c) 2022 Ika Astuti http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2022-08-05 2022-08-05 5 1 1 12 Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Matematika Dengan Problem Solving Berbasis Penskoran Politomus https://ejournal.staikhozin.ac.id/ojs/index.php/iklila/article/view/118 <p style="text-align: justify;">Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen penilaian berbasis penskoran politomus pada pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengungkapkan validitas isi, validitas empiris, dan reliabilitas instrumen penilaian berbasis penskoran politomus yang telah disusun sebelumnya. Instrumen yang telah dikembangkan berupa instrumen tes uraian. Analisis validitas isi dari instrumen tes dianalisis dengan menggunakan CVI (Content Validity Index) oleh Aiken. Validitas empiris reliabilitas instrumen tes diestimasi dengan IRT (Item Response Theory). Reliabilitas instrumen tes dilihat dari klasik menggunakan Alpha Cronbach dan secara modern menggunakan fungsi informasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Instrumen penilaian terbukti valid dengan koefisien V Aiken 0,86 dengan grafik ICC yang Excellent. (2) Instrumen tes terbukti realiabel secara klasik dengan nilai 0,83 dan secara modern reliabel digunakan untuk kemampuan peserta didik dengan kategori sedang sampai dengan tinggi (-1,8 sampai dengan +1,8 ) dan INFIT MNSQ sesuai model PCM (Partial Credit Model). Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka instrumen penilaian berbasis penskoran politomus layak digunakan.</p> <p style="text-align: justify;">Kata kunci: validitas isi, validitas empiris, instrumen penilaian, politomus</p> Dyah Ayu Fitriana Hak Cipta (c) 2022 Dyah Ayu Fitriana http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2022-08-05 2022-08-05 5 1 13 25 Menikahi Seorang Pezina, bolehkah? https://ejournal.staikhozin.ac.id/ojs/index.php/iklila/article/view/119 <p style="text-align: justify;">Abdullah Saeed sebagai seorang intelektual muslim yang konsen dalam mengembangkan teori double movement yang digagas Fazlur Rahman, setidaknya telah berhasil memberikan langkah-langkah sistematis perihal bagaimana menafsirkan al-Quran dengan paradigma kontekstualis. Artikel ini dibuat atas dasar mencoba menafsirkan al-Quran sebagai bentuk aplikasi dari pendekatan kontekstualis versi Abdullah Saeed. Ayat yang dibahas di sini berkenaan dengan pernikahan antara seorang mukmin dan pezina (QS. AlNu&gt;r 24: 3). Secara literal, seorang penafsir akan memahami ayat ini sebagai bentuk totalitas siapa pun yang pernah berzina, ia diharamkan menikah dengan seorang mukmin. Namun, dalam hal ini, diuraikan dan diperjelas siapa pezina, siapa mukmin, mengapa ayat ini begitu penting dalam mengatur relasi di dalam pernikahan dan pada akhirnya pesan utama apa yang dapat diambil ayat ini untuk bisa di terapkan pada isu-isu kekinian, khususnya dalam hal pernikahan.</p> <p style="text-align: justify;">Keyword: Zina, Pezina, Pernikahan, taubat, Kontekstual</p> Ahmad Farih Dzakiy Hak Cipta (c) 2022 Ahmad Farih Dzakiy http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2022-08-05 2022-08-05 5 1 26 41 Upaya Meningkatkan Kemampuan Meniru Gerakan Shalat Melalui Metode Demonstrasi Di Taman Penitipan Anak Darun Najah https://ejournal.staikhozin.ac.id/ojs/index.php/iklila/article/view/120 <p style="text-align: justify;">Rendahnya kemampuan meniru gerakan shalat pada anak karena metode pembelajaran yang diterapkan seperti memperlihatkan gambar gerakan shalat ternyata belum dapat mengembangkan kemampuan anak meniru gerakan shalat. Selain itu diketahui bahwa tidak semua pendidik memberikan latihan dan petunjuk kepada peserta didik dalam melakukan gerakan shalat karena dianggap anak belum diwajibkan sejak dini sehingga untuk kegiatan melakukan gerakan shalat hanya disampaikan secara sekilas melalui penggunaan media gambar. Oleh karena itu perlu suatu metode yang tepat untuk diterapkan dalam materi shalat, diantaranya yaitu dengan metode demonstrasi. Adapun tujuan penelitian dari skripsi ini adalah sebagi berikut: (1) Untuk mengetahui upaya meningkatkan kemampuan meniru gerakan shalat dengan metode demonstrasi di Taman Penitipan Anak Darun Najah Megawon. (2) Untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan meniru gerakan shalat dengan metode demonstrasi di Taman Penitipan Anak Darun Najah Megawon. Lokasi penelitian ini akan dilakukan di Taman Penitipan Peserta didik Darun Najah Megawon dengan subyek penelitian peserta didik usia 5-6 yang terdiri dari 15 peserta didik. Adapun penelitian ini dilakukan pada semester I dimulai dari minggu pertengahan bulan 4 hingga pertengahan bulan 5 yang dilakukan selama 1 bulan. Namun sebelum melakukan pelaksanaan tindakan peneliti sudah membuat kegiatan rancangan penelitian. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan meniru gerakan shalat peserta didik 5-6 tahun di TPA Darun Najah Megawon di Desa Megawon Kecamatan Jati Kabupaten Kudus Tahun Ajaran 2021/2022 melalui metode demonstrasi. Berdasarkan penelitian, penulis dapat menarik kesimpulan bahwasanya upaya yang dilakukan oleh pendidik telah berhasil meningkatkan kemampuan meniru gerakan shalat, peserta didik mencapai indikator-indikator yang terdapat dalam rencana kegiatan yang telah disusun meskipun dalam pelaksanaannya ada beberapa faktor yang menjadi penghambat untuk mencapai indikator tersebut diantaranya peserta didik kurang fokus memperhatikan saat pendidik memberikan arahan.</p> <p style="text-align: justify;">Kata kunci: Kemampuan Meniru Gerakan Shalat, Metode Demonstrasi</p> Helina Himmatul Ulya Lina Hak Cipta (c) 2022 Helina Himmatul Ulya Lina http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2022-08-05 2022-08-05 5 1 42 59 The Application Of Instructional Media In Teaching English To Young Learners https://ejournal.staikhozin.ac.id/ojs/index.php/iklila/article/view/121 <p style="text-align: justify;">English is a foreign language, hence not easy to teach English to young learner in Indonesia, thus, need something interesting to teach English to young learners, one of which uses instructional media. Instructional media as a tool needed to facilitate the teachers in presenting the material, but many English teachers in Indonesia find it difficult to use instructional media in the classroom. This study aims to (1) how the teacher applied the instructional media in the classroom. (2) to investigate problems faced by the teacher, and (3) elaborate the teacher's strategies in solving problems using the instructional media. This study was conducted a case study design, by using observation and interviews to collect data. In the investigation teachers do not have free access to use the media provided at school. Thus, they faced obstacles to provide proper media in classroom. Therefore this paper described certain strategies to solve teacher problems in using instructional media in the class.</p> <p style="text-align: justify;">Keywords: Teaching English, Instructional media, Young learners</p> Artika Diannita Hak Cipta (c) 2022 Artika Diannita http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2022-08-05 2022-08-05 5 1 60 67 PEMAHAMAN HADIS MENGENAI ANJURAN MEMBUNUH CICAK https://ejournal.staikhozin.ac.id/ojs/index.php/iklila/article/view/122 <p style="text-align: justify;">Rasulullah SAW is a prophet and apostle who should be used as a role model by humans for their behavior. Rasulullah SAW has a very commendable personality, one of which is because he has a compassionate nature to all Allah's creatures including animals. However, there is a hadith that contains a recommendation to kill an animal, namely a lizard. The lizard is said to be a fuwaisiq animal and it is recommended to kill it and even get a reward if you kill it with one, two, up to three strokes. As in the history of Muslim, Abu Dawud and Ahmad. This study aims to reveal the meaning contained in the hadith recommending killing lizards. The hadith recommending killing lizards is one of the hadiths that needs to be understood both in text and context. This hadith is widely used by Muslims as evidence to practice it in order to get a reward, but they do not understand the hadith in terms of text, context, and its relevance to today's era. This research is a literature study, this research understands the hadith about the recommendation to kill lizards textually, contextually, and its relevance to today's era so that it can be understood properly and correctly. After conducting research on the hadith recommended to kill lizards, the researchers came to some conclusions, that the hadith spoken by the Prophet about lizards was not the lizards we currently encounter in homes. However, the lizard or wazagh referred to in the editorial of the hadith is a type of large gecko. The background of the narration of the hadith is because wazagh here caused a lot of harm to human life at the time of the Prophet. one of which is that it can cause leprosy at that time. If it is correlated today, the large gecko-type lizard contains parasites that can cause various diseases. This proves that when the Prophet (saw) recommends doing something not arbitrarily, it means that there is a specific purpose or purpose that can keep mankind from harm.</p> <p style="text-align: justify;">Keywords: al-Wazagh (Lizard), Understanding Hadith, Suggestions for Killing Lizards</p> Muhammad Syaiful Hak Cipta (c) 2022 Muhammad Syaiful http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2022-08-05 2022-08-05 5 1 68 92 HERMENEUTIKA HASSAN HANAFI https://ejournal.staikhozin.ac.id/ojs/index.php/iklila/article/view/128 <p style="text-align: justify;">Hermeneutika merupakan sebuah disiplin ilmu yang mulai gencar didengung-dengungkan dalam tradisi penafsiran al-Quran. Terlepas dari pro-kontra terhadap ilmu ini, pada dasarnya para pemikir dan pengkaji hermeneutika mencoba untuk mengembangkan metodologi ilmu dalam memahami al-Quran (Ulu&gt;m al-Qura&gt;n). Hassan Hanafi dalam hal ini juga mencoba memberikan sumbangsih keilmuan yang hermeneutis. Gagasan yang ia berikan adalah penafsiran haruslah berangkat dari realitas untuk realitas. Sehingga metodologi tafsir apa pun bentuknya harusnya memiliki orientasi untuk kemashalahatan ummat dan tidak ada penghegemonian pemahaman yang hanya untuk melanggengkan kemashlahatan kelompok atau kekuasaan tertentu.</p> <p style="text-align: justify;">Kata kunci: hermeneutik, realitas, kesadaran, mashlahah</p> Ahmad Farih Dzakiy Hak Cipta (c) 2022 Ahmad Farih Dzakiy http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ 2022-08-05 2022-08-05 5 1 93 104